Tempat Sampah Emosi Dan Refleksi Hati Dari Seseorang Yang Bernama Edho

5 Maret 2009

Priceless…

Diarsipkan di bawah: Refleksi Hati — whyrejectme @ 01:01

Beberapa hari belakangan ini hidup saya penuh dengan gumaman,gerutuan hingga omelan dari external yang membuat pribadi saya dipenuhi dengan polusi hidup yang menurut saya teramat mengganggu… Rasa penat terobati sejenak ketika saya diajak seorang teman untuk menemaninya latihan musik bersama band ini disebuah studio yang sudah disediakan oleh management mereka dibilangan tebet jakarta selatan. Ada sesuatu yang saya dapat dari hanya sebuah penyegaran ketika saya memasuki ruang studio yang sejuk oleh pendingin ruangan saat melihat band ini menggarap materi lagu mereka dan saling adu argumentasi dalam bermusik hingga mereka akhirnya menciptakan dunianya sendiri dalam ruang studio tersebut dan sepertinya hampir tak memikirkan segala penat dan letihnya hidup diluar sana…
Malamnya saya bertemu dengan seorang teman,perantauan juga… Dia mempunyai seorang istri yang sedang hamil dan saya perkirakan sekitar tujuh bulanan…,mereka berdua tampak asyik dengan kehidupannya yang menurut saya teramat rock and roll,bekerja sebagai penjual miras disebuah bar kecil dibilangan selatan jakarta dan pulang kerumah dengan menumpang bajaj dan disambung dengan kereta listrik menuju stasiun kota ketika adzan subuh berkumandang.. Tak terlihat duka diwajah keduanya meskipun usaha mereka harus kucing-kucingan dengan aparat,mungkin bagi mereka asalkan mereka dapat hidup berdua itu saja sudahlah cukup…

Ada beberapa hal dalam hidup yang tak dapat dihargai dengan apapun…,seperti band teman saya ini yang banyak menghabiskan waktu dan biaya untuk dapat tetap bertahan hidup dengan idealisme bermusik mereka dan tetap ingin mencari nafkah dan kepuasan bathin dalam bermusik atau seperti teman saya yang menjalani kerasnya hidup dengan istri tercinta yang selalu menemani disisinya…,bagi saya mereka telah menciptakan surga nya sendiri dan tak perduli dengan apapun yang diteriakkan oleh dunia sekitar mereka…,dan saya begitu iri dengan perasaan damai yang didapat oleh mereka-mereka yang dapat menciptakan surga dalam kehidupannya,tak perduli dengan seberapa berat himpitan dari sang dunia yang semakin angkuh menjepit kita dari segala arah… Dan perasaan seperti itu bagi saya sangat tiada terharga.

22 Februari 2009

Pursuit Happines

Diarsipkan di bawah: Tempat sampah emosi — whyrejectme @ 03:26

Dini hari ini kembali hidupku berbenturan pada sebuah pertanyaan sulit yang harus terjawab oleh segumpal cairan yang bersembunyi dibelakang rongga tengkorak kepalaku.. Hanya sebuah pertanyaan pendek yang sangat sering terpikirkan oleh semua orang tapi lumayan mampu “goncangkan” alam fikir dan lumayan memakan “RAM” otakku hingga sedikit menghambat aktivitas kerjanya… Sebuah pertanyaan yang akhirnya menjadi sebuah momok dalam setiap langkah yang aku ambil sekarang… apakah aku bahagia??? Aku hanya ingin sedikit rasakan kebahagiaan sejati layaknya seorang anak kecil yang selalu dapat tertawa riang dengan mainan sekedarnya tapi sangat mampu buat hatinya riang gembira…

Aku hanya ingin mencari kebahagiaan yang seharusnya tak perlu lagi aku cari kemana mana seandainya aku mampu untuk sedikit saja “berdamai” dengan diriku sendiri dan sanggup untuk menerimanya apa adanya diriku begitu saja tanpa syarat apa apa… Mungkin selama ini memang tak ada yang salah dari diriku,mungkin aku hanya perlu berhenti berfikir bahwa aku telah melakukan kesalahan dan berhenti untuk mengutuk diri atas semua kesalahan yang aku lakukan… Aku pun mungkin tak perlu menjadi seseorang yang sempurna,karena mungkin saja hidup akan lebih indah dengan apa adanya…

Dan aku hanya ingin berjumpa dengan damai..,hingga aku tak membutuhkan apa-apa lagi untuk bisa kembangkan senyum… Mungkin disaat itu aku akan temukan bahagia…

18 Februari 2009

Belok…???

Diarsipkan di bawah: Refleksi Hati — whyrejectme @ 11:10

Update hidup saya tidak terlalu menarik untuk beberapa pekan ini..,hanya beberapa kejadian biasa dalam menjalani hidup dikota jakarta yang begitu beragam masalah dan tingkat kepelikannya… Segala puji bagi Tuhan pemilik semesta alam yang telah mengangkat sedikit beban hidup saya dengan memberikan pekerjaan sebagai seorang operator warnet (lagi?) disekitar kos tempat dimana saya tinggal…,sebuah pekerjaan yang tidak asing untuk saya… Tapi saya takkan membicarakan itu sekarang…

Pagi ini..,sebelum tulisan ini saya posting…,saya memulai rutinitas dengan mencek semua konten acces yang saya miliki,dan salah satunya adalah Mirc (masih ada ternyata :D ),bersay hello virtual dengan beberapa sahabat yang saya kenal baik dijaringan tanpa batas ini hingga memang teman baik saya dikehidupan nyata… Dan ketika saya menelusuri nickname yang beraneka ragam namanya mulai dari ce_cakep_manis hingga GAY_CARI_CO_ABG (sumpah nick yang ini lucu bgt) akhirnya bola mata saya tertumbuk pada sebuah nickname yang menggoda saya untuk menjalin komunikasi private dengan nya,nickname seorang gadis yang berkelainan orientasi seksual,dengan mudah dapat saya kenali dari hanya melihat nickname nya saja… Entah mengapa saya selalu tergoda untuk mengetahui lebih banyak tentan kaum seperti mereka,untuk apa dan mengapa sayapun tidak mengerti.. (bukan karena saya juga memiliki penyimpangan orientasi seksual) hanya ingin lebih tahu banyak tentang mereka,dan apa alasan mereka tetap berada diluar “garis” yang seharusnya menjadi pembatas dan tak boleh dilanggar oleh norma hukum dunia hingga surga pun menentangnya…

Saya jelaskan,bahwa saya disini berusaha sebagai sosok netral yang hanya ingin tahu tanpa berniat menjudge dengan pemikiran dan egoisme saya sendiri…,simak kutipan chat saya via Mirc..,oh iya saya memakai nickname benci_kemunafikan (ga penting banget namanya :D )

sebelumnya saya sudah lebih dulu say hello dengannya…

[09:25] <Buchi_Nyari_Fem> oey
[09:25] <benci_kemunafikan> kenal si A? (nama saya samarkan untuk menghargai yg bersangkutan)
[09:26] <benci_kemunafikan> nama mu sapa?
[09:26] <Buchi_Nyari_Fem> toya (ga tau ini asli apa ndak)
[09:27] <benci_kemunafikan> nak mana?
[09:27] <Buchi_Nyari_Fem> bjm
[09:28] <benci_kemunafikan> kenal ama A ndak?
[09:28] <Buchi_Nyari_Fem> A yg mn?
[09:29] <benci_kemunafikan> yg pacar nya B
[09:29] <Buchi_Nyari_Fem> tau bgt
[09:29] <benci_kemunafikan> km temennya?
[09:29] <Buchi_Nyari_Fem> knp?
[09:29] <benci_kemunafikan> nanya aja
[09:30] <Buchi_Nyari_Fem> iya
[09:30] <benci_kemunafikan> masi skula kah?
[09:31] <benci_kemunafikan> boleh nanya yg rada2 dalem ndak?
[09:31] <benci_kemunafikan> soalnya aku lagi bikin tugas akhir (yg ini saya boong ke dia,maaf yaaa,soalnya kalo gag gitu susah nanya nya :D )
[09:31] <Buchi_Nyari_Fem> kul
[09:31] <benci_kemunafikan> soal anak2 yg lagi “belok”
[09:31] <benci_kemunafikan> boleh?
[09:31] <Buchi_Nyari_Fem> beh…
[09:31] <benci_kemunafikan> sumber aku rahasiakan
[09:31] <benci_kemunafikan> sumpah
[09:32] <Buchi_Nyari_Fem> mank km kul dmn?
[09:32] <benci_kemunafikan> universitas sahid jakarta selatan
[09:32] <benci_kemunafikan> tapi aslinya orang bjm
[09:33] <Buchi_Nyari_Fem> aduh…gmn yah..aq tu jg gi nyelesain tugas skrip dg topik it
[09:33] <benci_kemunafikan> jaaaah
[09:34] <benci_kemunafikan> nick mu asli?
[09:34] <benci_kemunafikan> maksud nya km asli?
[09:34] <Buchi_Nyari_Fem> susah bgt bs gabung ma akk belok
[09:34] <benci_kemunafikan> mksdnya?
[09:35] <Buchi_Nyari_Fem> klo km mo tau gmn ank belok itu,km ndri hrs ngerasain gmn rsx ad diantara mereka.
[09:36] <benci_kemunafikan> tapi kan ndak perlu jadi mereka
[09:36] <benci_kemunafikan> aku pernah nulis masalah narko
[09:36] <Buchi_Nyari_Fem> penelotian loe harus terjun lapangan langsung, jgn asl nyomot apa kt org doang
[09:36] <benci_kemunafikan> satu hal
[09:36] <benci_kemunafikan> kenapa bisa jadi begitu?
[09:37] <Buchi_Nyari_Fem> bukan ikut2an..tp berteman
[09:37] <benci_kemunafikan> yeeeeeppp
[09:37] <benci_kemunafikan> ngerti
[09:37] <benci_kemunafikan> akuudah kenal dekat ama orang kaya gitu
[09:37] <benci_kemunafikan> lebih dekat dari hany sekedar denger dari orang
[09:38] <Buchi_Nyari_Fem> km ga bs ngambil keputusan cm dg liat satu sudut pandang doang,
[09:38] <benci_kemunafikan> cuman mau tau aja
[09:38] <benci_kemunafikan> ada alasan yg kuat kenapa jadi mereka begitu?
[09:38] <benci_kemunafikan> yang masuk kedalam logika
[09:38] <benci_kemunafikan> itu yg mau aku tulis
[09:39] <benci_kemunafikan> seandainya mereka pengen diakuin ama dunia
[09:39] <Buchi_Nyari_Fem> tiap orang beda2 alasanx, dan untuk ngedapatin alasan yg sbnrx kt hrs prke pendekatan pscylogis.
[09:39] <benci_kemunafikan> maka mereka harus nemuin alasan yang tepat
[09:40] <benci_kemunafikan> pendekatan psikologis gimana maksudmu?
[09:40] <Buchi_Nyari_Fem> byk dr mrk yg boong knp mrk jd ky gt krn mrk it sgt sensitif
[09:40] <benci_kemunafikan> ato lebih tepatnya gangguan mental?
[09:41] <Buchi_Nyari_Fem> klo kt ga bs nyelamin perasaan mrk, mk selamanya kt hy dpt jawaban palasu
[09:41] <benci_kemunafikan> kenapa mesti kita yang harus ngerti perasaan mereka?
[09:41] <benci_kemunafikan> mengapa mereka gag mau ngerti perasaan orang disekitar mereka?
[09:41] <benci_kemunafikan> apakah hal itu udah masuk dalam daftar EGOIS??
[09:42] <benci_kemunafikan> ato ada alasan mereka yang kuat lainnya?
[09:42] <benci_kemunafikan> hanya karena mereka sensitif?
[09:42] <Buchi_Nyari_Fem> kdg kt yg ngerasa diri normal slalu nyalahin perbuatan mrk,smntr kt sendiri kg pernah tau gmn brd pd posisi mrk
[09:42] <benci_kemunafikan> sori sebelumnya
[09:43] <benci_kemunafikan> saya gag nyalahin sapa2
[09:43] <Buchi_Nyari_Fem> ga p2
[09:43] <benci_kemunafikan> cuman mau tau aja alasan mereka
[09:43] <benci_kemunafikan> mengapa berani keluar dari kuantum dualisme dunia yg udah jalan selama beribu tahun lamanya
[09:43] <Buchi_Nyari_Fem> alasan ada byk, tergantung siapa dan bgmn kondisi mrk
[09:44] <benci_kemunafikan> hitam putih
[09:44] <benci_kemunafikan> salah benar
[09:44] <benci_kemunafikan> surga neraka
[09:44] <benci_kemunafikan> kanan kiri
[09:44] <benci_kemunafikan> tawa tangis
[09:44] <benci_kemunafikan> laki laki perempuan
[09:44] <benci_kemunafikan> dari dulu yang disodorkan adalah dualisme
[09:44] <benci_kemunafikan> pilihan antara 2 hal
[09:45] <Buchi_Nyari_Fem> bukan berani keluar, tp bknkh hal itu sdh ad dlm ktb suci klo org ky it pasti ad dan ga akn habis
[09:45] <benci_kemunafikan> dan apa kah yang sudah dikatakan kitab nya muhammad ataupun jesus?
[09:45] <benci_kemunafikan> apakah mereka membenarkannya?
[09:45] <Buchi_Nyari_Fem> yup
[09:46] <benci_kemunafikan> apakah mereka membolehkan tindakan penyimpangan dualisme itu sendiri?
[09:46] <benci_kemunafikan> setau saya
[09:46] <benci_kemunafikan> Muhammad ataupun Jesus menentang hal tersebut
[09:46] <Buchi_Nyari_Fem> mereka tidak membenarkan perbuatan mereka, tetapi mereka cm menegaskan klo org2 spt itu ada didunia
[09:46] <benci_kemunafikan> ya ya ya
[09:46] <benci_kemunafikan> kembali ke poin awal
[09:47] <benci_kemunafikan> saya cuman ingin tau sesuatu
[09:47] <Buchi_Nyari_Fem> apa
[09:47] <benci_kemunafikan> adakah alasan yg tepat
[09:47] <benci_kemunafikan> untuk mereka
[09:47] <benci_kemunafikan> memperthankan pendiriannya
[09:47] <benci_kemunafikan> sedangkan seluruh dunia hingga surga pun menentang nya?
[09:48] <benci_kemunafikan> hanya itu yg saya ingin cari
[09:48] <benci_kemunafikan> karena
[09:49] <benci_kemunafikan> saya punya saudara dan istri yang akhirnya bisa meninggalkan semua itu setelah LOGIKA mereka terbuka (sekali lagi bohong,maaf ya mbak,maaf yaaa mamahnya diva :D )
[09:49] <benci_kemunafikan> apakah saya cukup dekat dengan dunia seperti ini?
[09:49] <benci_kemunafikan> bagaimana menurutmu?
[09:49] <Buchi_Nyari_Fem> it trgantung diri mrk msg2,byk faktor yg mmpengaruhi ad tidakx,kuat at lemahx alasan it& setiap diri at jiwa py dy tahan dan pertimbgn msg2 knp mrk bs spt it
[09:50] <benci_kemunafikan> ck ck ck ck
[09:50] <benci_kemunafikan> anda rupanya masih tidak mengerti maksud saya
[09:50] <benci_kemunafikan> saya tidak mencari awal masalahnya mengapa mereka seperti itu
[09:50] <benci_kemunafikan> saya cuman ingin tau
[09:50] <benci_kemunafikan> apakah mereka memang ingin seperti itu untuk selamanya?
[09:51] <benci_kemunafikan> seorang anak kecil yang terjatuh dari sepedanya hingga kakinya berdarah
[09:51] <benci_kemunafikan> apakah dia akan tetap diam dan menangis dan menunggu mobil menbraknya
[09:52] <benci_kemunafikan> ataukah berusaha bangkit karena menyadari dia telah terjatuh….
[09:52] <benci_kemunafikan> anda mengerti maksud saya?
[09:52] <Buchi_Nyari_Fem> anda bilang saudara&istri anda bs meninggalkan it semua,knp anda tdk brtanya sj dg mrk tentang alasan ini?
[09:52] <benci_kemunafikan> justru saya sudah mendapatkan jawabannya dari mereka
[09:53] <benci_kemunafikan> dan saya ingin semua dari mereka mengetahuinya
[09:53] <Buchi_Nyari_Fem> tidak seluruhnya dari mrk yg ign slmx brd pd kondisi spt ini, bkn slmy..tp lbh kpd mrk msh mncri celah dan seseorng yg bnr2 bvs mbk pikiran mrk ttg ini
[09:54] <benci_kemunafikan> menunggu diselamatkan kah lebih tepatnya?
[09:55] <Buchi_Nyari_Fem> mggin lbh spt itu, krn saat inimrk blm mnemukan org yg bnr2 mbuat mrk mrs nyaman
[09:56] <benci_kemunafikan> sekali lagi
[09:56] <benci_kemunafikan> menggantungkan
[09:56] <benci_kemunafikan> hehehe
[09:56] <Buchi_Nyari_Fem> hehe
[09:56] <benci_kemunafikan> boleh saya bertanya pada anda
[09:56] <benci_kemunafikan> ?
[09:56] <Buchi_Nyari_Fem> ?
[09:57] <benci_kemunafikan> ketika anda tau bahwa anda tersesat disebuah hutan yang tak berpenghuni…,apakah anda memilih untuk menunggu bantuan yang entah kapan akan datang atau anda berusaha keluar sendiri?
[09:58] <Buchi_Nyari_Fem> berusaha keluar sendiri dan pabila dy telah habis dan jln tryt blm ditemukan maka sy akn menunggu
[09:59] <benci_kemunafikan> seandainya tak datang?? apakah anda merelakan malaikat maut menjumpai anda dan berusaha pasrah begitu saja?
[10:02] <Buchi_Nyari_Fem> bkn pasrah begitu saja, setidaknya sy msh py do’a agr Tuhan mbbri kekuatan setidakx hingga jalan itu ditemukan
[10:04] <benci_kemunafikan> apakah selama ini jalan tersebut tidak ada?
[10:04] No such nick/channel

Entah mengapa pembicaraan berakhir sebelah pihak karena dia disconnect dengan alasan yang tidak saya ketahui,padahal saya sedang begitu bernafsunya untuk menanyakan semua hal yang ingin saya ketahui tentang kaum mereka tanpa berniat menghakimi dan mengatakan benar ataupun salah…
,dan “orgasme” batin saya pun tertunda…

ps. Tulisan diatas sudah melewati proses pengeditan tanpa mengurangi isi ataupun makna yang ada didalamnya…,satu lagi…,no image…!!! saya tidak mempunyai kamera pribadi ataupun yang bisa dipinjam karena sekarang lebih serius memikirkan cara membiayai hidup,dan itu membuat daftar stres baru diotak saya

26 Januari 2009

Update Hidup

Diarsipkan di bawah: Refleksi Hati — whyrejectme @ 18:20

Akhirnya setelah melewati segala macam titik proses hidup yang begitu banyak macamnya,sempat juga aku kembali tumpahkan segala penatku diatas keyboard yang terdengar menjadi sebuah rima ketika tanganku perlahan menari diatasnya untuk ekspresikan apa yang telah kurasakan beberapa minggu ini… Mulai dari masalah pelik hidupku yang membuat aku harus terdampar dikerasnya rimba Jakarta yang bertolak belakang sama sekali dari kota kelahiranku,Banjarmasin…

Menjadi perantauan,akhirnya berani aku sandang sebagai statusku sekarang… Demi sebuah cita cita yang kuharap dapat merubah hidupku yang terasa terkungkung dalam kotak keterasingan oleh jarak ribuan kilometer yang membatasi ruang gerakku demi sebuah obsesi… Dan harus kurelakan ketika berada pada titik waktu dimana aku harus mengucapkan “ini saatnya” ketika harus berpisah pada orang-orang hebat yang menyayangi dan terus mendukungku… Menjadi lebih berat pula ketika aku harus rasakan kembali perpisahan fisik dengan orang yang teramat sangat aku cintai karena kami baru saja bersama lagi…

Tapi menurutku itulah hidup…,lengkap dengan rima dan nada nya… Ada saat dimana hidup terasa hambar tak berarti tapi kemudian terasa indah dan menyenangkan tapi tak pelak terkadang kembali jatuh hanyut dalam kesedihan,kembali kepada kita sang pelantun nada dan pencipta rima,apakah kita mampu membuat sebuah harmoni yang indah ketika hidup kita lebih dituntut untuk selalu berimprovisasi…

23 Desember 2008

Kimia Terindah

Diarsipkan di bawah: Refleksi Hati — whyrejectme @ 16:33

Tak ada yang lebih indah dari reaksi kimia dalam tubuhku ketika rasakan cinta… Tapi pedihnya dua sisi mata uangnya buatku alami bahagia sekaligus pedihnya… Dualisme…,lagi lagi sesuatu yang ikut campur dalam hidupku yang tak lagi indah,aku ingin egois dan merasakan indahnya saja tanpa harus cicipi rasa sakitnya… Apakah itu salah…???

18 Desember 2008

Haaaaahhhh…,umurku 24 tahun….??? -_-!

Diarsipkan di bawah: Refleksi Hati — whyrejectme @ 20:14

Fyuuuuugh….,cuma kata itu yang dapat aku ucapkan saat sadari umurku sekarang 24 tahun… Tapi yang aku lihat disini hanyalah seorang pria gemuk yang masih belum bisa membanggakan apa apa dengan prestasinya…

Aaaaagh…,waktu… Kau terlalu egois berlari dengan cepatnya hingga tinggalkan aku yang masih termangu disini sebelum sadari kau meninggalkanku… Tunggu aku barang sejenak untuk nikmati hidupku sedikit lagi sebelum masa kedewasaan yang penuh dengan segala macam beban dan tanggung jawab yang akan aku lalui… Sebentar lagi… Itu saja…

25 Nopember 2008

Disuatu pagi yang dingin,Sedikit Dualisme dan sifat Optimis yang tak kupunyai

Diarsipkan di bawah: Refleksi Hati — whyrejectme @ 14:16

Terbangun dengan udara yang masih erat melilit sekujur kulit dengan hawa sejuknya seraya masih dinyanyikan oleh nyanyian jatuhnya air hujan yang membentuk sebuah rima indah dipagi hari ini membuat malasku mencapai tingkat tertinggi untuk membebaskan diri dari hangatnya cengkeraman selimut butut yang mempunyai banyak sejarah dalam dua tahun belakangan ini… Jikalau tidaklah teringat pada tugas harian sebagai ojek pengantar adik perempuanku yang magang pada sebuah hotel didepan kompleks rumahku,tidaklah aku beranjak dari indahnya suasana kamarku dipagi ini…

Ritual pagi pun dimulai,bangun dengan rambut yang acak kadut (sumpah benci rambut lagi nanggung gini),bau yang semerbak entah beraroma apa yang pasti lumayan menjadi obat pencahar yang baik untuk orang yang lagi gak sakit perut seraya melongok pendamping setiaku yang berbentuk persegi panjang kecil berwarna hitam yang bernama handphone…,tak ada pesan fikirku… Agh..,aku saja lah yang menyapanya,sekedar cuap-cuap selamat pagi dan sejenisnya,tak haram juga fikirku… Paling-paling masih tidur,itu yang terlintas dibenak saat aku menunggu pesanku yang tak juga berbalas…,aku terlampau malas untuk beranjak dari tempat tidur karena terbuai hawa sejuknya hujan ditengah november ini hingga jemariku asik beraksi diatas keypad handphone kecilku sembari mengirim sms iseng keseorang teman…

Aku: mau tanya,boleh..? Send

Dia : Boleh asal jangan yang susah dan menyesatkan,heee

Aku: Gak jadi deng,yang ini menyesatkan soalnya,hahahahaha… Send

Dia : Kalo gitu aku aja yang nanya..

Aku: Sep…Send

Dia : Gene..,seandainya ada orang yang menunjukkan jalan kebahagiaan kamu mau mengikutinya??

Ngantuk dan malasku pun hilang karena tergugah sebuah pertanyaan sederhana yang menurut otak idiotku lumayan rumit…,akupun mencari kata-kata yang tepat untuk menjawabnya…,dan aku menjawab…

Aku: Ndak..,karena kebahagiaan dia (maksudnya orang yang ngajak) belum tentu kebahagiaanku juga,menurutku kebahagiaan itu tidak datang sendiri atau dicari tapi diciptakan… menurutmu apa yang membuat aku bahagia pagi ini??? Send

Dia : Kamu bahagia kalo ada sietha disampingmu apalagi harinya dingin kaya gini,wahahahahaha…

Aku: Itu nafsu namanya..,Dodol!!! cukup segelas kopi panas,sebatang rokok menthol dan sedikit cemilan sambil ngobrol ringan tanpa harus saling memuji pun jadi laaaah,bagiku itu udah surga buat hari ini… Send

Dia : Jah..,masa iya?? menurutku gak ada kebahagiaan selain membuat orang lain bahagia..

Aku: Kamu tahu kenapa kalo kita membawa anak kecil dipesawat yang kecelakaan kita duluan yang harus memakai masker oksigen??? (yang ini pinjem dari kata-katanya mbak dee) Send

Dia : Hmm…,mungkin orang yang lebih tua lebih cepet kehabisan oksigen (guuuubraaaaakkkk!!!),meneketehe… hehehhee…

Aku : Itu artinya,kita tidak bisa menyelamatkan orang lain sebelum menyelamatkan diri kita sendiri… Jadi bisa gak membahagiakan orang lain sebelum kitanya sendiri bahagia??? Think about that… Send

Dia : I see…,tapi kalo bisa diselamatkan bareng,takutnya telat…

Aku: Yagh ndak bisa seenaknya gitu donks…! Hidup itu milih,dan pilihan itu cuman ada dua,dari jaman dinosaurus ampe jaman om google sekarang ndak bisa ngambil kedua pilihan itu sekaligus… Send

Dia : Eits..,apa segh yang gag didunia ini?? mau jaman dino kek,mau jaman apa kek,kalo bisa diselamatin dua duanya kenapa enggak??? (lha kok ngotot yaaagh?)

Aku: Hahahahaha..,kelihatan egoisnya,tapi wajarlah manusiawi kok…,tapi realitanya ndak bisa ngambil keduanya tanpa harus milih…,hahahahha…,knock knock… Send

Dia : Realita itu sebuah kepastian yang tidak pasti…,apa yang ndak bisa?? meski dengan keyakinan aja belum cukup,semuanya harus melalui proses perjuangan yang berat untuk menyelamatkan keduanya bahkan lebih dan tak harus selalu memilih…!!!

Woooow….!!! cuman itu yang keluar dari mulutku yang masih berhiaskan iler disana sini karena belum lah beranjak dari tempat tidur sedari aku bangun pagi ini saat membaca pesan dari temanku tersebut yang penuh dengan sifat optimis dan semangat yang luar biasa hebat walaupun harus mengindahkan kenyataan…,jujur aku tak mempunyai sifat seperti itu :(

Aku: Realita itu hari ini,bukan esok atau kemarin,jadi hari ini kamu memilih apa..?? Send

Dia : Yagh…,hidup itu memang pilihan,dan kalaupun disuruh milih pasti harus salah satunya saja,tapi aku mau mendapatkan keduanya walaupun berat (masih ngotot dia)

Tak sempat aku tuk membalas pesan terakhir darinya sudah terdengar teriakan mamaku untuk perintahkan aku mengantar icha adikku sekalian membayar tagihan PDAM dirumahku…,walaupun sejujurnya aku merasa tertarik dengan isi obrolan yang kacau kesana kemari dari tadi… Tapi ada satu pelajaran berharga lagi yang aku dapat dari hasil bersmsan tak jelas dipagi ini,yaitu sifat optimisnya temanku yang merasa sangat tertantang untuk meraih apa yang dia inginkan walaupun dia harus berhadapan dengan dua pilihan dan dia menginginkan keduanya sekaligus tanpa memikirkan beratnya usaha yang akan menghadangnya disaat proses pelaksanaannya…

Dan yang paling menusuk…,aku tak mempunyai sifat itu :(

22 Nopember 2008

Fuck It By Eamon

Diarsipkan di bawah: Lirik — whyrejectme @ 12:13

[Verse 1:]
See i dont, know why, i liked you so much
I gave you all, of my trust
I told you, i loved you, now thats all down the drain
Ya put me through pain, i wanna let u know that i feel

[chorus:]
Fuck what i said it dont mean shit now
Fuck the presents might as well throw em out
Fuck all those kisses, it didnt mean jack
Fuck you, you hoe, i dont want you back

Fuck what i said it dont mean shit now
Fuck the presents might as well throw em out
Fuck all those kisses it didnt mean jack
Fuck you, you hoe, i dont want you back

[verse 2:]
You thought, you could
Keep this shit from me, yeah
Ya burnt bitch, i heard the story
Ya played me, ya even gave him head
Now ya askin for me back
Ya just another hag, look elsewhere
Cuz ya done with me

Fuck what i said it dont mean shit now
Fuck the presents might as well throw em out
Fuck all those kisses it didnt mean jack
Fuck you, you hoe, i dont want you back

Fuck what i said it dont mean shit now
Fuck the presents might as well throw em out
Fuck all those kisses it didnt mean jack
Fuck you, you hoe, i dont want you back

Ya questioned, did i care
You could ask anyone, i even said
Ya were my great one
Now its, over, but i do admit im sad
It hurt real bad, i cant sweat that, cuz i loved a hoe

Fuck what i said it dont mean shit now
Fuck the presents might as well throw em out
Fuck all those kisses it didnt mean jack
Fuck you, you hoe, i dont want you back

Cuman pengen nangis sekeras keras nya ajah kalo denger lagu ini :(

20 Nopember 2008

Delapan bulan pilihanku…

Diarsipkan di bawah: Rahasia Kecil — whyrejectme @ 23:40

Lagi lagi hidup ini harus berbenturan pada dua buah pilihan,dua macam kemungkinan sebab dan akibatnya,dan dua ujung masalah yang mempunyai dua pangkal yang berbeda tergantung apa yang akan diambil.. Sebagai seorang manusia biasa wajarlah bila terlahir kata semacam “lalu aku harus bagaimana”…,karena kita terkadang tak mampu untuk mengatasi kebimbangan hati dikala pilihan-pilihan hidup menghampiri…

Sekedar share tentang kehidupanku akhir-akhir ini.. Senin kemarin adalah terakhir kali aku melihatnya,melihat indah dua bola matanya dan melihat seluruh bagian wajah yang selama ini usik aku dari tidur panjangku.,kami terlibat dalam obrolan serius tentang kelanjutan hubungan kami hingga dia mendapatkan sebuah keputusan yang dirasanya tepat walau harus mengenyampingkan logikanya sebagai mahluk yang berakal sehat dan lebih mengedepankan perasaan hatinya karena naluri alamiahnya sebagai seorang perempuan…

“Tunggu aku didepan toko aksesoris itu dihari kita pertama menjalin ikatan tiga tahun yang lalu”…,jam lima? timpalku dan diiringi dengan anggukan kepala olehnya… Sekedar info,hari yang dimaksudnya tersebut adalah tanggal satu bulan tujuh tahun 2005,dan sekarang adalah tanggal duapuluhsatu bulan sebelas tahun 2008..,dan aku harus menemuinya pada tanggal  satu bulan tujuh tahun depan,yang artinya aku harus menunggu selama delapan bulan enam belas hari lagi…!!!! :(

Hari ini memasuki hari keempatku tidak berkontak dengannya,karena keputusan yang telah diambil untuk tidak saling berhubungan selama masa “menunggu” hari itu tiba…,dan asal tahu saja aku serasa menjalani hukuman pidana didalam penjara selama empat tahun dalam empat hari ini,karena pedihnya rindu sebegitu jahatnya torehkan tajamnya didadaku…

Kembali padaku…,sebenarnya aku bisa saja tak menyetujui keputusannya dan berusaha mencari jalan lain untuk menyelamatkan hubungan kami atau memilih untuk mundur dan meninggalkannya begitu saja dan mencoba berfikir seperti seorang “dee” yang menuliskan “setiap apapun didunia mempunyai masa kadalaursa,begitu pula dengan hubungan”…,dan bisa saja aku menganggap bahwa mungkin inilah “takdir” dariNya…

Tapi untuk seseorang seperti aku yang tak mempunyai banyak pilihan,jujur saja aku bingung ketika kedua pilihan antara tetap menunggunya atau mundur teratur itu hampiri kepalaku,dan dalam kebimbangan sebuah pertanyaan mengaung jelas dihatiku,”lebih baik menunggu delapan bulan dan mengetahui jawabannya atau tidak sama sekali”…!!! dan aku lebih memilih pilihan pertama,AKU AKAN MENUNGGU…!!!

Sebuah keputusan yang tidaklah gampang,karena empat hari saja cukuplah menyiksa bagiku,apalagi ini delapan bulan… Tapi apa dayaku sebagai seseorang yang tidaklah punya banyak pilihan diposisiku saat ini selain menunggu…???

Oh Tuhan…,aku tahu hubunganku denganMu tidaklah seakrab orang yang gemar beribadah,tapi itu tak melunturkan nilai kegunganMu dimata dan hatiku..,dan aku yakin bahwa kau tak akan pernah lupa bahwa dibawah sini masih ada satu mahluk ciptaanMu yang sedang kebingungan karena sebuah rasa agung hasil karya ciptaanMu yang bernama CINTA akan seorang hawa yang juga barang tentu hasil ciptaanMu…,dan bila memang ini jalan yang terbaik yang Kau berikan padaku,maka izinkan aku berusaha untuk memperbaikinya dengan segenap kemampuanku dan atas izinMu hingga aku tak menjadi pribadi yang melupakanmu karena kesombonganku…

18 Nopember 2008

Dualisme

Diarsipkan di bawah: Refleksi Hati — whyrejectme @ 13:08

Dualisme adalah konsep filsafat yang menyatakan ada dua substansi. Dalam pandangan tentang hubungan antara jiwa dan raga, dualisme mengklaim bahwa fenomena mental adalah entitas non-fisik.

Gagasan tentang dualisme jiwa dan raga berasal setidaknya sejak jaman Plato dan Aristoteles dan berhubungan dengan spekulasi tantang eksistensi jiwa yang terkait dengan kecerdasan dan kebijakan. Plato dan Aristoteles berpendapat, dengan alasan berbeda, bahwa “kecerdasan” seseorang (bagian dari pikiran atau jiwa) tidak bisa diidentifikasi atau dijelaskan dengan fisik.

Versi dari dualisme yang dikenal secara umum diterapkan oleh René Descartes (1641), yang berpendapat bahwa pikiran adalah substansi nonfisik. Descartes adalah yang pertama kali mengidentifikasi dengan jelas pikiran dengan kesadaran dan membedakannya dengan otak, sebagai tempat kecerdasan. Sehingga, dia adalah yang pertama merumuskan permasalahan jiwa-raga dalam bentuknya yang ada sekarang.Dualisme bertentangan dengan berbagai jenis monisme, termasuk fisikalisme dan fenomenalisme. Substansi dualisme bertentangan dengan semua jenis materialisme, tetapi dualisme properti dapat dianggap sejenis materilasme emergent sehingga akan hanya bertentangan dengan materialisme non-emergent.

Begitulah dualisme dalam kacamata Wikipedia ensiklopedia Bebas yang saya temukan
dari hasil bertanya kepada om google…

Tapi kalo menurut kacamata saya sendiri dualisme menjadi lebih sederhana tanpa diembel embeli setumpuk filosofi yang membuat otak terlalu kencang untuk berfikir…,dualisme sepatu butut yang sanggup lindungi kaki dari debu dan segala kotoran yang ada dijalan dan sendal jepit putih mentereng yang nyaman diapakai tapi membiarkan kaki kita terbuka dan menyilahkan kuman dan segala macam kotoran untuk singgah dan menetap disana… Akan memilih yang manakah kita…???